Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pemulung Pada Komunitas IPI Kota Bekasi Terkait Swamedikasi Penyakit Kulit
ABTRAK
Latar Belakang: Swamedikasi bertujuan untuk mengatasi keluhan atau gejala penyakit sebelum pergi ke pusat pelayanan. Pada pelaksanaan swamedikasi sering ditemukan kesalahan pengobatan yang dapat terjadi karena kurangnya pemahaman dan pengetahuan masyarakat akan obat serta kegunaannya. Tujuan: penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap pemulung pada komunitas IPI Kota Bekasi terkait swamedikasi penyakit kulit. Metode: penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Data yang diperoleh meggunakan kuesioner. Data yang dianalisis menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat menggunakan analisis data uji chi square. Hasil: Penelitian ini menunjukan bahwa tingkat pengetahuan baik (59,2%), pengetahuan cukup (9,2%), dan pengetahuan kurang (31,6%). Sedangkan hasil sikap responden yang setuju (82,7%), sikap tidak setuju (17,3%). Berdasarkan penelitian yang dilakukan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap (p = < 0,001). Kesimpulan: Berdasarkan hasil yang didapat tersebut ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap.
Detail Information
Citation
Aidah Hajjah Izma Rozak. (2021).
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pemulung Pada Komunitas IPI Kota Bekasi Terkait Swamedikasi Penyakit Kulit().Bekasi:Jurusan Farmasi Stikes Bani Saleh
Aidah Hajjah Izma Rozak.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pemulung Pada Komunitas IPI Kota Bekasi Terkait Swamedikasi Penyakit Kulit().Bekasi:Jurusan Farmasi Stikes Bani Saleh,2021.Text
Aidah Hajjah Izma Rozak.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pemulung Pada Komunitas IPI Kota Bekasi Terkait Swamedikasi Penyakit Kulit().Bekasi:Jurusan Farmasi Stikes Bani Saleh,2021.Text
Aidah Hajjah Izma Rozak.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pemulung Pada Komunitas IPI Kota Bekasi Terkait Swamedikasi Penyakit Kulit().Bekasi:Jurusan Farmasi Stikes Bani Saleh,2021.Text