ISOLASI DAN PEMISAHAN SENYAWA ALKALOID DARI BUAH MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa Boerl.) DENGAN METODE KROMATOGRAFI CAIR
Sari Defi Okzelia - Personal Name (Pengarang)
PDF
2017
Bekasi : Jurusan Farmasi Stikes Bani Saleh
ABSTRAK
Kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT) merupakan metode pemisahan modern yang dapat digunakan untuk
pemisahan, pemurnian dan penentuan kadar senyawa. Alkaloid merupakan senyawa metabolit sekunder yang
berfungsi sebagai bahan obat alami. Tumbuhan mahkota dewa (Phaleria macrocarpa Boerl.) banyak digunakan
sebagai obat tradisional oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan memisahkan senyawa
alkaloid yang terdapat dalam buah mahkota dewa dengan metode KCKT. Buah mahkota dewa dipotong kecil-kecil,
dikeringkan, lalu dimaserasi dengan metanol. Ekstrak metanol pekat diasamkan dengan asam klorida 1% sampai pH
2-3 kemudian diekstraksi dengan diklorometana-air (1:3). Fraksi air yang telah diasamkan tersebut dibasakan
dengan amonium hidroksida sampai pH 9-10 kemudian diekstraksi lagi dengan diklorometana-air (1:3). Masingmasing fraksi selalu diuji kualitatif dengan pereaksi Dragendorff untuk mengetahui keberadaan alkaloidnya juga
dengan kromatografi lapis tipis. Terhadap fraksi diklorometana basa dilakukan pemisahan dengan KCKT
menggunakan kolom C18 (RP-18e) dan dielusi secara isokratis menggunakan fase gerak 10% asetonitril dan 90%
larutan kalium dihidrogen fosfat 0,05 M dalam air (pH 3) selama 20 menit. Senyawa alkaloid yang terkandung
dalam fraksi diklorometana basa pekat diperoleh enam komponen. Untuk lebih memurnikan alkaloid dilakukan
fraksinasi dengan kromatografi kolom klasik menggunakan silika gel G60 dan eluen kloroform-metanol bergradien
2,5%. Fraksi 3 (dari 41 fraksi) yang diduga merupakan senyawa alkaloid standar difraksinasi lagi menggunakan
ODS dengan eluen metanol-air (7:3). Terhadap fraksi 2 dan 3 (dari 20 fraksi) dilakukan kembali pemisahan dengan
KCKT. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa senyawa alkaloid dalam buah mahkota dewa dapat dipisahkan
dengan KCKT sehingga dihasilkan dua komponen pada fraksi 2 dan fraksi 3. Akan tetapi berdasarkan waktu retensi
yang diperoleh, senyawa alkaloid tersebut bukan merupakan senyawa alkaloid standar (atropin).
Detail Information
| Bagian |
Informasi |
| Pernyataan Tanggungjawab |
|
| Pengarang |
Sari Defi Okzelia - Personal Name (Pengarang) |
| Edisi |
|
| No. Panggil |
|
| Subyek |
Alkaloid mahkota dewa liquid chromatography
|
| Klasifikasi |
|
| Judul Seri |
|
| GMD |
PDF |
| Bahasa |
|
| Penerbit |
Jurusan Farmasi Stikes Bani Saleh |
| Tahun Terbit |
2017 |
| Tempat Terbit |
Bekasi |
| Deskripsi Fisik |
7 hal |
| Info Detil Spesifik |
|
Citation
Sari Defi Okzelia. (2017).
ISOLASI DAN PEMISAHAN SENYAWA ALKALOID DARI BUAH MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa Boerl.) DENGAN METODE KROMATOGRAFI CAIR().Bekasi:Jurusan Farmasi Stikes Bani Saleh
Sari Defi Okzelia.
ISOLASI DAN PEMISAHAN SENYAWA ALKALOID DARI BUAH MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa Boerl.) DENGAN METODE KROMATOGRAFI CAIR().Bekasi:Jurusan Farmasi Stikes Bani Saleh,2017.PDF
Sari Defi Okzelia.
ISOLASI DAN PEMISAHAN SENYAWA ALKALOID DARI BUAH MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa Boerl.) DENGAN METODE KROMATOGRAFI CAIR().Bekasi:Jurusan Farmasi Stikes Bani Saleh,2017.PDF
Sari Defi Okzelia.
ISOLASI DAN PEMISAHAN SENYAWA ALKALOID DARI BUAH MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa Boerl.) DENGAN METODE KROMATOGRAFI CAIR().Bekasi:Jurusan Farmasi Stikes Bani Saleh,2017.PDF