Formulasi Dan Uji Aktivitas Antibakteri sediaan Gel Hand Sanitizer Dari Ekstrak Etanol Kulit Buah Nangka 9Artocarpus Heterophyllus (L) Pericarpium) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus
Sumi - Personal Name (Pengarang)M. Firman I - Personal Name (Dosen Pembimbing 2)Iin Ruliana R - Personal Name (Ketua Penguji)Andi Tenri N - Personal Name (Penguji 1)
Text
2024
Bekasi : Fakultas Kesehatan dan Farmasi
Abstrak
Latar belakang: kulit buah nangka diketahui mengandung senyawa aktif yaitu tanin, yang diketahui memiliki efek antibakteri. Ekstrak kulit nangka positif mengandung saponin, dan tanin, diketahui tanin memiliki efek antibakteri, hand sanitizer berbahan herbal dari ekstrak kulit nangka dapat menjadi solusi alternatif pembuatan hand sanitizer alami dan bernilai ekonomis, penggunaan hand sanitizer herbal dapat melindungi kulit atau bahaya lain dari penggunaan hand sanitizer berbahan alkohol Tujuan: Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui ekstrak kulit buah nangka (Artocarpus heterophyllus (L.) Pericarpium) dapat diformulasikan sebagai sediaan gel hand sanitizer dan dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Metode: Metode maserasi untuk mendapatkan ektrak dengan cara dilarutkan dalam etanol 96% selama 3x24 jam, dan Metode difusi cakram (Kirby & Bauer) dengan menggunakan kertas cakram yang sebelumnya telah berisi agen antibakteri formula hand sanitizer kulit buah nangka yaitu dengan konsentrasi FI 30%, FII 40%, FIII 50% dengan kontrol positif kloramfenikol, dan kontrol negatif menggunakan akuades. Hasil: Didapatkan ekstrak kental berwarna coklat, ekstrak kulit buah nangka dapat diformulasikan sebagai hand sanitizer, berdasarkan hasil penelitian ini tidak terdapat daya hambat antibakteri atau zona bening pada ekstrak kulit buah nangka dan sediaan hand sanitizer dengan konsentrasi FI 30%, FII 40%, FIII 50%, dan kontrol negatif didapatkan zona bening pada pengujian kontrol positif masing masing sebesar pada ekstrak 20,25mm, dan 28,25mm, pada sediaan 30,65 mm, 25,75 mm, dan 31,15mm, hal tersebut menandakan tidak terjadinya kontaminasi pada media. Kesimpulan: Ekstrak kulit buah nangka dapat diformulasikan sebagai sediaan hand sanitizer, namun tidak dapat menghambat pertumbuhan antibakteri
Detail Information
Citation
APA Style
Sumi . (2024).
Formulasi Dan Uji Aktivitas Antibakteri sediaan Gel Hand Sanitizer Dari Ekstrak Etanol Kulit Buah Nangka 9Artocarpus Heterophyllus (L) Pericarpium) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus ().Bekasi:Fakultas Kesehatan dan Farmasi
Chicago Style
Sumi .
Formulasi Dan Uji Aktivitas Antibakteri sediaan Gel Hand Sanitizer Dari Ekstrak Etanol Kulit Buah Nangka 9Artocarpus Heterophyllus (L) Pericarpium) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus ().Bekasi:Fakultas Kesehatan dan Farmasi,2024.Text
MLA Style
Sumi .
Formulasi Dan Uji Aktivitas Antibakteri sediaan Gel Hand Sanitizer Dari Ekstrak Etanol Kulit Buah Nangka 9Artocarpus Heterophyllus (L) Pericarpium) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus ().Bekasi:Fakultas Kesehatan dan Farmasi,2024.Text
Turabian Style
Sumi .
Formulasi Dan Uji Aktivitas Antibakteri sediaan Gel Hand Sanitizer Dari Ekstrak Etanol Kulit Buah Nangka 9Artocarpus Heterophyllus (L) Pericarpium) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus ().Bekasi:Fakultas Kesehatan dan Farmasi,2024.Text