Pengaruh Terapi OZON Terhadap Wound Status Contonuum Pada Pasien Ulkus Kaki Diabetikum
Abstrak
Latar Belakang: Ulkus kaki diabetikum merupakan komplikasi kronis dari diabetes melitus yang sering menyebabkan luka sulit sembuh dan berisiko amputasi jika tidak ditangani dengan tepat. Salah satu metode terapi yang mulai diterapkan dalam perawatan luka adalah terapi ozon. Terapi ini diketahui mampu meningkatkan oksigenasi jaringan, menekan pertumbuhan mikroorganisme, serta merangsang pembentukan jaringan baru. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi ozon terhadap Wound Status Continuum pada pasien ulkus kaki diabetikum. Metode: Penelitian menggunakan metode Quasi-eksperimen dengan desain one group pre-test dan post-test. Sebanyak 11 responden menerima terapi ozon selama satu bulan. Skor luka diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan instrumen BWAT. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal. Hasil: Terdapat penurunan signifikan skor BWAT (p < 0,05), dari rata-rata 25,25 menjadi 15,73. Ini menunjukkan perbaikan kondisi luka dari fase degeneratif ke fase regeneratif sesuai Wound Status Continuum. Kesimpulan: Terapi ozon berkontribusi positif terhadap penyembuhan luka dan dapat menjadi terapi komplementer dalam keperawatan. Saran: Disarankan penelitian lanjutan dengan desain lebih kuat, jumlah sampel lebih besar, dan pemantauan lebih panjang.
Detail Information
Citation
Muhammad Daffa Putra Hendratna. (2025).
Pengaruh Terapi OZON Terhadap Wound Status Contonuum Pada Pasien Ulkus Kaki Diabetikum().Bekasi:Fakultas Kesehatan dan Farmasi
Muhammad Daffa Putra Hendratna.
Pengaruh Terapi OZON Terhadap Wound Status Contonuum Pada Pasien Ulkus Kaki Diabetikum().Bekasi:Fakultas Kesehatan dan Farmasi,2025.Text
Muhammad Daffa Putra Hendratna.
Pengaruh Terapi OZON Terhadap Wound Status Contonuum Pada Pasien Ulkus Kaki Diabetikum().Bekasi:Fakultas Kesehatan dan Farmasi,2025.Text
Muhammad Daffa Putra Hendratna.
Pengaruh Terapi OZON Terhadap Wound Status Contonuum Pada Pasien Ulkus Kaki Diabetikum().Bekasi:Fakultas Kesehatan dan Farmasi,2025.Text